Hari Pertama Difasilitasi Drop Off, Ojol Malah Cuek

Salah satu lokasi drop off ojek online yang sudah disediakan Pemprov DKI Jakarta (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Janji Pemprov DKI untuk memberikan tempat mangkal atau drop off bagi pengemudi ojek online (ojol) terbukti. Sejumlah gedung yang ditengarai milik Pemprov DKI, Senin (30/7), sudah terlihat menyediakan adanya tempat drop off ojol.

Salah satunya bisa dilihat di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Di Balaikota, tempat drop off ojol bisa dilihat di pintu gerbang masuk, tepatnya disamping pos pengamanan.

Salah satu lokasi drop off ojek online yang sudah disediakan Pemprov DKI Jakarta (dok: Asep Monitor)

Namun sayangnya dari pengamatan MONITOR, keberadaan tempat drop off ojol di balaikota tidak dimanfaatkan oleh pengemudi ojol. Ini bisa terlihat hanya hanya satu atau dua saja ojol yang memakir kendaraanya disana. Para ojol ini masih banyak terlihat ngetem di trotoar pinggir jalan ketimbang memanfaatkan fasilitas yang diberikan Pemprov DKI.

“Wah kita bukannya gak mau nempatin fasilitas dari Pak Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta, kita justru tidak tahu adanya tempat drop off bagi ojol,” ungkap Derajat salah seorang pengemudi ojol kepada MONITOR.

Dikatakan Derajat, dirinya berkeyakinan kalau keberadaan tempat drop off ini disosialisasikan dengan baik dan bisa diketahui oleh pengemudi ojol, tempat drop off akan ramai.

“Ini kan baru hari pertama ada tempat drop off wajar kalau sepi. Besok-besok percaya deh sama saya pasti penuh,” terangnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengintrusikan agar bangunan gedung dan perkantoran milik Pemprov DKI agar menyediakan ruang untuk para pengemudi ojol menaikan dan menurunkan penumpang. Sebab saat ini banyak pengemudi ojol memarkirkan kendaraanya sembarang tempat dipinggir jalan. Sehingga membawa dampak  kemacetan.