Gerindra : Sejak Anies Pimpin Jakarta, Pengangguran Makin Meningkat

MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra Jakarta melontarkan penyataan yang mencengangkan. Melalui kadernya di DPRD Jakarta, partai pendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada Jakarta ini menyebut, sejak dipimpin Anies – Sandi angka pengangguran di DKI Jakarta terus meningkat.

Bahkan partai besutan Prabowo Subianto ini juga berani mengatakan, program pelatihan kewirausahaan OK OCE tidak bisa mengatasi angka pengangguran usia produktif di Jakarta.

"Fraksi Gerindra, meminta Pak Gubernur agar bisa menyelesaikan persoalan pengangguran ini. Karena dari penilaian kami kehadiran program OK OCE tidak signifikan dalam mengatasi pengangguran usia produktif," ungkap Sekretaris Fraksi Gerindra Fajar Sidik, dalam rapat paripurna mengenai raperda tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) DKI Jakarta tahun 2017-2022, Senin, (2/4).

Menurut Fajar, dari data yang diperoleh Fraksi Gerindra, setiap tahunnya di Jakarta ribuan siswa tingkat SMA dan perguruan tinggi lulus sekolah. Sementara disisi lain oemutusan hubungan kerja (PHK) juga terus terjadi.

Agustus 2017 jumlah pengangguran di Ibu Kota ada 346.940 jiwa dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) 7,14 persen dari total angkatan kerja. Angka tersebut meningkat dibandingkan Februari 2017 dengan angka TPT 5,36 persen.

Tingkat pengangguran di Jakarta per Agustus 2017 itu juga lebih tinggi dibandingkan angka TPT nasional, yakni 5,5 persen.

"Jadi dengan melihat data tersebut jelas persoalan pengangguran di Jakarta belum bisa diselesaikan oleh Pak Anies," tukas Fajar.

Sementara kata Fajar, program OK OCE yang digadang-gadang ditargetkan mampu menelirkan 200.000 wirausa selama lima tahun ke depan belum terlihat apa-apa.

"Oleh karenanya Fraksi Gerindra sebagai pertai pendukung Anies – Sandi meminta kapada Anies agar dalam memperhatikan tingkat perekonomian warga Jakarta tidak hanya fokus pada program OK OCE, tetapi harus fokus juga pada persoalan penyelesaian pengangguran.