Gerindra Jakbar Sesumbar Siap ‘Perang’ di Pileg 2019

MONITOR, Jakarta – Target 6 kursi DPRD DKI Jakarta dan 2 kursi DPR RI membuat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Barat (Jakbar) harus bekerja keras. Terlebih, wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai medan berat bagi partai politik, untuk meraup suara dalam pemilu.

"Saingat terberat kami di Jakarta Barat masih dipegang PDI Perjuangan. Untuk itu seluruh kader harus bekerja ekstra keras," ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Barat, Yudha Permana, di kantor DPC Gerindra Jakarta Barat, kepada MONITOR, Minggu (11/2).

Yudha mengatakan, untuk memenangkan persaingan dengan parpol lain, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh kader untuk mendatangi warga dari pintu-ke pintu guna mensosialisasikan program partai.

Salah satunya adalah mensukseskan kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandi melalui berbagai kegiatan yang diluncurkan, seperti Oke Oce, Rumah DP Rp 0, KJP plus, dan berbagai program kerakyatan gubernur dan wagub lain.

Kemudian juga mensosialisasikan pemikiran Ketua Gerindra Prabowo Subianto. "Strategi kami untuk menang di Jakarta Barat adalah dengan membuat partai ini hadir di tengah-tengah warga, dan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga," kata dia.

Pilgub 2017 lalu, lanjut Yudha, Gerindra mampu meraih 37 persen suara di putaran pertama, kemudian meningkat menjadi 53 persen suara di putaran putara kedua, sehingga mampu mengantar Anies-Sandi menang.

"Target selanjutnya kami adalah meraih sebanyak mungkin kursi di parlemen, dan memenangkan Prabowo sebagai presiden secara konstitusional," tegas dia.

Sekretaris DPC Gerindra Jakarta Barat Agus Taufiqurahman menambahkan, ketatnya persaingan antar parpol di Jakarta Barat membuat seluruh kader bersemangat untuk mengerahkan kemampuan yang dimiliki.

"Modal kemenangan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, akan memberikan nilai tambah untuk meraih kemenangan," tandas dia.