DPRD DKI Sebut Kasat Pol PP DKI Tak Punya Hati Nurani

Sekertaris Komisi A DPRD Jakarta, Saat Meninjau Lokasi PAUD di Pinangsia yang di Bongkar Paksa Aparat Satpol PP. (Foto: Asep Syaepudin)

MONITOR, Jakarta – Sekertaris Komisi A DPRD Jakarta, Syarif, menyebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Jakarta Yani Purwoko tak punya hati nurani.

Pernyataan itu dilontarkan oleh politisi muda dari Partai Gerindra lantaran melihat langsung bagaimana video yang memperlihatkan aparat Satpol PP membokar paksa keberadaan tempat pendidikan anak PAUD di Jalan Cengkeh, RW 07, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

Lebih mirisnya lagi, dalam putaran vidio tersebut pembongkaran dilakukan disaat 90 orang anak-anak PAUD sedang belajar. “Ini sangat keterlaluan dan tidak memiliki nurani. Kita melihat video murid PAUD di Jakarta mengangkat bangku dari dalam sekolah karena akan dibongkar oleh aparat Satpol PP,” ungkap Syarif

Tak hanya itu, Syarif pun merasa tak habis pikir aparat Satpol PP DKI bisa berbuat seperti itu. Padahal, Gubernur Jakarta Anies Baswedan sering mengingatkan Satpol PP agar tidak melakukan tindakan yang menyakiti warganya.

“Ini malah melakukan pembongkaran yang jelas-jelas melukai warga Jakarta. Kok bisa di era Anis hal ini terjadi, tentu ini akan menggangu citra gubernur,” ujar Syarif, saat meninjau langsung kondisi PAUD Pinangsia yang sudah dibokar paksa.

Di acara kunjunganya, Syarif pun mendapat kabar dari warga setempat yang menyebut penggusuran diduga dilakukan karena ada kepentingan kontraktor yang mengejar proyek saluran dan pedestrian.

“Emang pembongkaran kalau ditunda sehari dua hari apa nggak bisa? Saya nggak habis pikir, kenapa harus dibongkar saat anak-anak belajar. Apapun alasannya ini jelas tak punya hati nurani,” pungkasnya.