Bongkar JPO Bundaran HI, DPRD Minta Anies Pikir Ulang

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jakarta, Bestari Barus, (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Rencana Gubernur DKI Anies Baswedan membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melintang di atas jalan Sudirman, Jakarta Pusat mengundang kritik. Adalah kalangan DPRD DKI Jakarta yang menyarankan Anies tidak membongkar jembatan orang yang dibangun dari uang ABPD itu.

Sebelumnya, Anies Baswedan berencana membongkar JPO tersebut karena dianggap mengurangi estetika kota dan menghalangi patung selamat datang yang berada di tengah Bundaran HI. Anies ingin kembali mengangkat sejarah patung selamat datang yang sengaja dibangun pada tahun 1962 untuk menyambut atlet Asian Games.

“Patung Selamat datang itu dulu dibangun untuk mengucapkan selamat datang kepada para peserta Asian Games tahun 1962 sekarang dengan JPO nanti diturunkan semua orang yang lewat dari Jalan Thamrin ke arah Sudirman akan bisa melihat patung ini juga seperti semula,” jelas Anies.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jakarta Bestari Barus mengatakan, bahwa JPO tersebut merupakan fasilitas publik yang berfungsi membantu warga menyeberangi Jalan Sudirman. Tanpa JPO, akan membahaya penyeberang jalan mengingat Jalan Sudirman tak pernah lowong dari kendaraan.

“Gak logis kalau alasannya dibongkar karena menghalangi patung selamat datang,” ujar Bestari saat dihubungi MONITOR, Kamis (26/7).

Menurut Bestari, daripada membuang-buang anggaran untuk mencopot JPO tersebut, Bestari menyarankan agar Anies menata ulang JPO tersebut agar lebih artistik dan menarik dalam rangka menyambut Asian Games 2018 ini.

“Lebih baik di tata baik aja, dibuat dia artisitik kan lebih bagus, jadi JPO ini jadi satu view baru lagi. Tapi kalau dia enggak mampu tata JPO itu maka ini menjadi halangan,” kata dia.