Beredar Isu Pansus Tower Nakal ‘Dilobi’ Pengusaha, Ketua DPRD DKI Angkat Bicara

MONITOR, Jakarta – Beberapa waktu lalu para politisi Kebon Sirih sempat berjanji akan membentuk pansus tower ilegal. Namun ternyata, hingga saat ini pansus tower belum juga terbentuk. Informasi yang beredar, justru menekankan bahwa sejumlah anggota dewan sudah di "lobi" oleh pengusaha tower untuk membatalkan membentuk pansus.

Mendengar adanya "lobi" pengusaha tower kepada anggota dan pimpinan dewan, Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi langsung angkat bicara. Politisi PDI-Perjuangan (PDIP) ini membantah keras jika ada pertemuan antara anggota dan pimpinan dengan pengusaha tower dalam rangka membatalkan pansus.

"Gak bener itu, gak ada kita ketemuan dengan pengusaha tower. Lagian pansusnya udah terbentuk kok. Saya udah teken surat pembentukan pansusnya. Sekarang suratnya sudah di tangan Sekertariat Dewan (Sekwan)," ujarnya kepada MONITOR, Kamis (1/2).

Dikatakan Pras, panggilan akrab Prasetyo, tidak ada alasan dewan untuk membatalkan pansus tower. Apalagi diketahui keberadaan tower-tower ini memang merugikan Pemprov DKI.

"Keberadaan tower ilegal ini kan dipasang di lahan DKI. Nah,  pengusaha tower ini seenaknya aja main pasang tanpa pernah membayar uang sewa lahan. Ini kan kurang ajar namanya," tegasnya.

Oleh karenanya sambung Pras, dewan punya komitmen untuk melanjutkan persoalan tower ilegal ini ke pansus.

"Jadi jelas ya, gak bener gara di lobi pengusaha tower pansus bantal dibentuk. Marwah dewan ini akan saya terus bos," pungkasnya.