Bangun Kemandirian Ekonomi, KOPRI PB PMII Rintis Kopri Shop

MONITOR, Jakarta – Kemandirian ekonomi memberikan dampak pada kemajuan organisasi. Untuk itu, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) PB PMII mendirikan Kopri Shop. Hal tersebut diungkap oleh Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kelompok Profesional KOPRI PB PMII, Novia Nengsih.

"Indonesia merupakan negara emergin market. Di mana diprediksi akan masuk dalam jajaran 10 besar ekonomi dunia pada 2030," kata Nengsih kepada wartawan, Jumat (6/10).

Di saat yang bersamaan, usia anak muda anak meningkat sekitar 5-6 persen dari penduduk muda dunia. Jumlah tersebut melebihi jumlah anak muda di negara-negara maju. Tercatat, saat ini penduduk muda Indonesia hanya menjadi 4 persen dari penduduk dunia.

Menyikapi hal tersebut, KOPRI akan mengambil peran dalam perang besar tersebut. Di mana kader-kader KOPRI yang fokus dalam bidang ekonomi akan dikumpulkan melalui wirausaha muda KOPRI. Sejumlah produk kader-kader KOPRI akan dikumpulkan dalam satu wadah.

"Kopri Shop ini menampung usaha-usaha dari para kader. Biasanya usaha kader ini hanya terbatas pada ruang lingkung kampus atau kota/kabupaten saja. Saat ini, dengan adanya Kopri Shop jangkauan untuk mengakses produk akan lebih luas," jelasnya.

Saat ini tercatat, kader KOPRI yang sudah tergabung dalam Kopri Shop berjumlah 10 titik daerah di Indonesia.Selain itu, adanya Kopri Shop diharapkan bisa membuka peluang kepada wirausaha baru KOPRI. Sehingga, jumlah wirausaha KOPRI akan bertambah.

"Harapannya pada 2030 jaringan Kopri Shop ini sudah tersebar diseluruh Indonesia," pungkasnya.

Advertisementdiskusi publik wagub dki