Bandung Terima Penghargaan Kota Besar dengan Udara Bersih

MONITOR, Bandung – Paris Vanjava, begitu orang menggambarkan kota Bandung yang dikenal dengan keindahan alamnya. Ternyata tak hanya indah, ternyata Bandung juga memiliki udara yang bersih.

Hal itu terbukti, Pemerintah Kota Bandung meraih penghargaan sebagai kota besar dengan kualitas udara paling bersih di ajang The 4th ASEAN Environtmentally Cities Award yang berlangsung di Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam, Selasa (12/9).

"Alhamdulilah Kota Bandung mendapatkan ASEAN Environment Award untuk kategori kota metropolitan dengan kualitas udara terbersih dan terjaga," begitu kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam siaran pers, Rabu (13/9).

Penghargaan tersebut, lanjut Kang Emil sapaan akrabnya, tak lepas dari warga Bandung yang senan tiasa menjaga kebersihan udara kota Bandung. "Terima kasih untuk semua pihak yang selalu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kualitas udara, di Kota Bandung agar selalu bersih dan biru," katanya.

Untuk diketahui, penghargaan ASEAN ini diberikan berdasarkan hasil pengujian dan pengukuran selektif. ASEAN menilai program-program Kota Bandung sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung kualitas lingkungan. Diantara program yang dimaksud yakni pembentukan tim teknis pengendali polusi udara, sosialisasi manajemen kualitas udara melalui seminar dan lokakarya termasuk pengujian emisi kendaraan bermotor.

Penilaian tersebut ditambah Pemkot Bandung yang juga memasang alat pemantau kualitas udara di 27 titik, serta menempatkan Air Quality Monitoring System (AQMS) di Dago Pakar, Gedebage dan Ujungberung. Juga mencakup penerapan Car Free Day serta kampanye mobilitas rendah emisi seperti Bike tO School dan Bike tO Work.

Selain Kota Bandung, kota lain di Indonesia yang menerima penghargaan dalam getaran tersebut yakni Makassar dengan predikat Clear Land, Malang dengan predikat Clear Wates dan Kabupaten Tulungagung yang meraih ESC Award.