Anulir Kemerdekaan, Catalonia Sebut Madrid Lakukan Kudeta

MONITOR, Barcelona – Pemerintah Spanyol telah mendesak warga Catalonia untuk menerima kontrol langsung dari Pemerintah yang sah di Madrid. Langkah konstitusional pun telah diambil Pemerintah untuk menggagalkan rencana kemerdekaan Catalonia.

Keputusan tersebut pun telah membuat demonstran pro-kemerdekaan memenuhi jalan-jalan kota Barcelona, Sabtu (21/10) kemarin. 

Dilansir Reuters, Minggu (22/10) juru bicara Parlemn Daerah Catalonia, Carme Forcadell mengatakan, pihaknya tidak menerima langkah Spanyol dan menuduh Perdana Menteri Mariano Rojoy telah melakukan "kudeta" di Catalonia.

Menteri Luar Negeri Spanyol Alfonso Dastis menanggapinya dengan tegas agar warga Catalonia menaati peraturan Madrid, yakni menganggap kemerdekaan Catalonia sebagai ilegal.

"Semua yang dilakukan Pemerintah adalah mengembalikan tatanan hukum, tapi juga mengakomodir peraturan Catalan dan melanjutkan disana," katanya kepada BBC TV.

"Kami akan mendirikan otoritas yang akan mengatur kehidupan sehari-hari di Catalonia, sesuai dengan hukum dan norma Catalan. Saya harap mereka mengabaikan semua instruksi karena mereka tidak akan memiliki kekuatan hukum," kata Alfonso.