Anna Sophanah Tinggalkan Kursi Bupati Indramayu

Bupati Indaramayu Anna Sophanah

MONITOR – Bupati Indramayu Anna Sophanah akhirnya resmi mengundurkan diri. Ia menanggalkan jabatannya sebelum masa kepemimpinannya berakhir pada 2020 mendatang. Anna pun mundur dengan dalih keluarga. Surat pengunduran itu diajukan per 30 Oktober 2018 ke DPRD Indramayu.

Kabar mundurnya Anna juga dibenarkan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Indramayu, Azun Mauzun. Meski ragu dan menganggap tidak logis, Azun menyatakan alasan Anna mundur karena tidak fokus mengurusi keluarga.

“Alasannya tidak fokus mengurus keluarga,” ujar Azun.

Hal senada juga dikemukakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pria yang beken disapa Emil ini mengaku telah menerima surat pengunduran diri dari istri Irianto MS Syafiuddin atau Yance.

“Sudah terima (surat pengunduran dirinya), memang namanya orang mengundurkan diri artinya sudah merasa tidak memungkinkan berada di posisi itu, saya kira nanti di follow up,” ujar Emil kepada wartawan, Selasa (6/11).

Selanjutnya, kata Emil, surat yang dilayangkan Anna akan segera ditindaklanjuti oleh pihak Kementerian Dalam Negeri termasuk soal pengambilan keputusan.

“Nanti diforward ke Kemendagri. Harap diingat Gubernur itu bukan pengambil keputusan. Yang ambil keputusan Kemendagri,” terang suami Atalia Praratya ini.

Jika pengunduran diri ini disetujui, maka kursi Wakil Bupati Supendi yang berasal dari Partai Golkar otomatis akan maju menduduki kursi bupati. Sementara itu, jatah kursi wakil bupati ada di tangan tiga partai pengusung seperti Gerindra, PKS, dan Demokrat. Sementara itu Partai Golkar mengambil peran sebagai partai pendukung.