Anies Minta Pengurus Masjid Terapkan Ramah Lingkungan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin warga ibukota memakmurkan masjid (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta seluruh pengurus masjid di Jakarta untuk lebih ramah lingkungan. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan air tanah yang didaur ulang dari air limbah.

“Saya mengimbau kepada semua masjid, untuk memanfaatkan pendekatan ramah lingkungan. Termasuk masjid ini, sudah ada tujuh resapan disini. Jadi, semua tempat ini supaya ikut menjadikan masjid sebagai percontohan dalam pengolaan air yamg ramah lingkungan,” ujar Anies usai meresmikan Masjid As-Salam Joglo, Jakarta Barat, Jum’at (25/5).

Di Jakarta, lanjutnya, ada lebih sembilan ribu masjid. Jika ribuan Masjid lebih hemat menggunakan air tanah, diharapkan ikut menekan penurunan muka tanah (subsidance land) di Jakarta. Salah satu masjid di Jakarta Timur, cerita Anies, seringkali disebut sebagai Masjid Sahabat Bumi.

“Karena sejak 2004 menggunakan pendekatan sustainable development dalam pengolahan airnya. Jadi, semua air yang digunakan untuk wudhu kemudian didaur ulang, disiapkan sumur resapan lalu ada proses untuk pengolaan air yang baik,” katanya.

Masjid Sahabat Bumi ini telah 14 tahun melakukan pengelolaan air ramah lingkungan. Air tersebut diyakini bisa menyucikan diri karena sering digunakan untuk berwudhu.

Terkait Masjid Assalam-Joglo, Anies berharap masjid tersebut bisa digunakan semakmur mungkin oleh warga. Masjid yang dibangun di atas tanah milik Pemprov DKI Jakarta itu dibangun secara swadaya oleh warga sekitar.

“Saya sampaikan bahwa masjid supaya tidak hanya menjadi tempat untuk kegiatan ibadah saja. Tapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, kegiatan kemasyarakatan sehingga benar-benar bisa menjadi pusat untuk penumbuhan akhlak yang baik dan kesejahteraan bagi warga,” ungkapnya.