Anies Baswedan Dinilai Tidak Peduli Terhadap Ulama

MONITOR, Jakarta – Gubernur Jakarta Anies Basweda digugat oleh para ulama. Itu lantaran sikap  Anies yang terkesan tidak peduli ketika ulama di dzolimi.

"Gugatanter hadap Anies ini disampaikan olah para ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Revolusioner (FUIR).

"Kami kecewa dengan  sikap Anies  yang diam saja dan tak peduli mana kala para ulama dizolomi. Padahal Anies bisa duduk sebagai Gubernur Jakarta tak luput dari peran ulama," ungkap Koordinator FUIR M. Al -Fatih, dalam keterangan persnya yang diterima MONITOR, Minggu, (18/3).

Menurut Fatih, Ummat Islam, Ormas Islam di bawah arahan dan komando ulama/kiai/habaib merupakan pemimpin dari gerakan yang di bangun ummat selama proses perhelatan pilkada DKI 2016 lalu. Keinginan para ulama/kiai/habaib untuk menghadirkan pemimpin muslim di DKI Jakarta alhamdulilah telah berhasil dengan mengantarkan Anies Baswedan menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta 2017 – 2022.

Namun ketulusan para ulama/kiai/habaib di bawah pemimpin utamanya, Imam Besar Ummat Islam Al Muqarom Al Ustadz Habieb Rizieq Shihab dalam memperjuangkan kemenangan Anies Sandi kini menuai kekecewaan dan penyesalan dari ummat Islam sendiri.

"Umat Islam hari ini merasakan bahwa Anies – Sandi telah mulai meninggalkan perjuangan dan menjauhi ummat yang telah bersusah payah mendukungnya, indikasinya antara lain, pertama, ketika Habib Rizieq,  dalam masalah sehingga harus mengungsi ke Arab Saudi, tidak ada satu kata pun kalimat atau inisiatif dari Anies untuk melakukan pembelaan,"tuturnya.

Yang kedua, sambungnya, ketika Habib Rizieq akan pulang ke Indonesia, ummat Islam berbondong-bondong ingin menyambutnya dan menimbulkan kegaduhan dan perdebatan tajam di masyarakat

"Disini Anies tak melakukan pembelaan apa-apa, Anies hanya diam,"tegasnya.

Seterusnya yang ketiga, papar Fatih, ketika penista agama (yang bermanuver untuk melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap kasusnya sontak ummat Islam kembali bergerak, Anies punhanya diam.

Keempat selama menjabat Gubernur DKI Anies telah melakukan apa untuk menegakkan agama. Judi, prostitusi, Narkoba ada dimana-mana, Anies hanya dia.

" Kelima ini yang perlu dicatat warga Jakarta,  Anies hanya pandai beretorika tapi tak melakukan apa-apa untuk pembelaan Ummat yang ingin "syariat" di tegakkan,"tegasnya.

Terakhir yang keenam, Anies hanya memanfaatkan Ummat untuk kepentingan politiknya, setelah berhasil ummat di tinggalkan.

Berangkat dari beberapa poin situasi keummatan di atas maka maka Forum Ummat Islam Revolusioner (FUIR) menilai Anies telah nyata-nyata meninggalkan para ulama/kiai/habaib dan ummat Islam setelah menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta.