Alumni 212 Sebut Pembacokan Terjadi Karena Hermansyah Coba Ungkap Rekayasa Kasus Rizieq

MONITOR, Jakarta – Presidium Alumni 212 mengutuk keras para pelaku pengeroyokan dan penikaman terhadap Ahli IT ITB, Hermansyah, yang terjadi pada Minggu (9/7) lalu.

Ketua Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menduga, apa yang dialami Hermansyah itu erat kaitannya dengan sepak terjang Hermansyah sebagai saksi ahli kasus pornografi yang menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. 

Hermansyah pernah menyatakan bahwa chat pornografi antara Rizieq dan Firza Husein adalah palsu.

"Sangat kita duga kuat berhubungan dengan usaha beliau dalam mengungkapkan semua rekayasa chat pornografi yang dituduhkan kepada Habib Rizieq," ujar Sambo saat dihubungi monitor.co.id, Selasa (11/7).

Oleh karena itu, pihaknya mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera mengusut tuntas insiden yang terjadi di Tol Jagorawi itu.

"Tak hanya itu, motif dibalik usaha pembunuhan tersebut juga harus diungkap," pintanya.

Menurutnya, jika kasus ini tidak segera diusut tuntas, maka jangan salahkan rakyat yang berpandangan bahwa ini memang ada kaitannya dengan kasus yang dialami Ketua Dewan Pembina GNPF MUI tersebut.

"Atau usaha untuk membungkamkan orang-orang yang berusaha mengungkapkan rekayasa di balik kasus chatnya Habib Rizieq," kata Sambo.

Diketahui, Hermansyah dibacok lima orang di Tol Jagorawi. Peristiwa bermula dari senggolan mobil yang berujung pada penganiayaan. Akibat insiden itu dia mengalami luka serius di bagian leher dan kepala.