17 Desa di Situbondo Alami Kekeringan

MONITOR, Situbondo – Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengalami kekeringan setelah kemarau panjang yang mendera daerah ini. Terdapat 17 desa yang tersebar di delapan kecamatan merasakan dampak kemarau tahun ini.

Hal itu, diutarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Gatot Trikorawan.

"Sejak memasuki musim kemarau tahun ini dan berdasarkan dari laporan 17 desa yang tersebar di delapan kecamatan tersebut dampak kemarau sudah mulai dirasakan oleh masyarakat desa yang lokasinya di pegunungan," ujar Gatot, di Situbondo, pada Jumat (31/8).

Gatot menjelaskan, ke 17 desa terdampak kekeringan itu adalah Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Desa Sumberejo dan Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Desa Silomukti dan Trebungan, Kecamatan Mlandingan, Desa Gunyung Putri, Cemara, Mojodungkul dan Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh.

Desa Plalangan, Taman, Taman Sari dan Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur dan Desa Jatisari dan Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa.

Advertisementdiskusi publik wagub dki