Balasan Menohok PKPI Atas Nyinyiran Roy Suryo Terkait Asian Games 2018

Perhelatan opening ceremony Asian Games 2018 di SUGBK Jakarta (dok: IG)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo, menilai momen berpelukan antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto di venue pencak silat Asian Games 2018 adalah momen indah. Sayangnya, Roy tak terima bila Asian Games 2018 menjadi panggung pencitraan politik demi kemenangan di Pilpres 2019.

Merespon hal itu, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan mengaku sangat menyayangkan pernyataan yang terlontar dari Roy Suryo dan pihak-pihak lainnya yang masih nyinyir.

“Pernyataan bahwa Asian Games adalah ajang pencitraan politik semata, sangatlah tendensius, melukai semua pihak yang berkorban dan bekerja keras, serta berpotensi merusak rajutan silaturahmi yang terus dibangun oleh Pak Jokowi dan Pak Prabowo,” kata Verry kepada MONITOR, Jakarta, Jumat (31/8).

Menurutnya, seharusnya bangsa Indonesia berfikir lebih jernih, arif dan jujur, bahwa persaudaraan dan harga diri bangsa adalah lebih utama dibandingkan sekedar hanya perhelatan Pilpres 2019.

“Bila kita enggan mengakui keunggulan orang lain, maka sesungguhnya kita sedang menggali lubang untuk diri kita sendiri,” ujarnya.

Dengan begitu, pihaknya sangat mengapresiasi kerja keras para Atlit, pelatih dan Official yang telah bekerja Extra keras, sehingga Indonesia dapat menempati peringkat 4 besar di Asian Games 2018 ini.

“Ini adalah hasil indah dari perjuangan panjang semua pihak, termasuk tentu saja perhatian dan dukungan Pemerintahan pak Jokowi kepada dunia olah raga,” imbuhnya.

Ia menambahkan, demokrasi seharusnya menggembirakan dan menyenangkan, bukan justru mengedepankan kedengkian dan iri hati semata.