MONITOR, Surabaya – Kementerian Agama menggandeng Bank Indonesia untuk kembali membangkitkan potensi ekonomi syariah. Potensi ini akan dikembangkan utamanya di lingkup pesantren.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan, kerjasama ini bertujuan supaya pendidikan autentik milik Indonesia ini tidak hanya fokus mencetak santri yang menguasai ilmu agama.
lebih lanjut dikatakan dia, agar santri di Indonesia mampu menguasai unit-unit usaha dan menunjang perekonomian secara mandiri.
"Sinergitas menjadi faktor kunci untuk mengembangkan potensi ekonomi di pondok pesantren," ujar Ahmad Zayadi di Surabaya, Rabu (11/10), sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemenag.
Selain dengan BI, Kemenag juga menjalin kerjasama dengan sejumlah Kementerian dan Lembaga Negara dalam rangka penguatan pondok pesantren.
Ahmad Zayadi menegaskan, kerjasama tersebut dibangun atas dasar prinsip profesionalitas dan daya saing yang tinggi, maka potensi keekonomian pondok pesantren akan semakin tumbuh, berkembang, dan memiliki skala bisnis yang lebih besar.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menerima penghargaan _“The…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…
MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…
MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…