Waspada, Ini Tujuh Gejala Tubuh jika Kurang Tidur

MONITOR – Kebutuhan akan tidur setara pentingnya dengan kebutuhan manusia makan dan bernapas. Ya, tidur memiliki peran penting bagi tubuh karena pada saat tidur tubuh akan merawat kesehatan fisik dan mental.

Fungsi ini penting agar tubuh mendapat kesegaran saat bangun sehingga selanjutnya siap menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, tidur juga ikut menunjang pertumbuhan, terutama pada anak dan remaja, karena pada saat tidurlah hormon pertumbuhan dikeluarkan.

Seperti dilansir dari wellandgood.com, para ahli menyarankan tidur selama 8 jam sehari. Hal ini bukan tanpa sebab, karena tubuh memerlukan tidur yang cukup untuk mengembalikan staminanya.

Mendapatkan tubuh yang sehat, tentu memerlukan istirahat yang cukup. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan tidur yang cukup. Lalu, apa yang terjadi jika kurang tidur? Berikut tanda yang perlu diketahui jika kurang tidur.

1. Emosi tak stabil

Saat tubuh kurang istirahat, maka emosi tidak stabil, cenderung akan mudah marah. Tidak dapat mengendalikan emosi dengan baik, selain itu akan memicu datangnya stres.

2. Kurang fokus.

Merasa banyak masalah dan akan kekurangan cara agar tetap fokus.

3. Mudah Lupa

Saat kurang tidur banyak memori jangka pendek yang di pindah ke memori jangka panjang. Maka saat kurang tidur dapat dipastikan akan mudah lupa.

4. Mudah lapar sehingga berpengaruh pada berat badan.

Nafsu makan yang tidak terkendali akan membuat berat badan meningkat.

5. Mudah terserang demam, karena sistem imunnya menurun.

6 Stress

Hormon stres akan meningkat saat -kurang tidur. Hal ini akan menyebabkan kulit wajah menjadi rentan tumbuh jerawat.

7. Kekebalan tubuh menurun

Kurang tidur dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh terutama pencernaan. Saat kurang tidur maka perut akan mudah sakit karena sistem pencernaan pun jadi terganggu.

Menjaga pola tidur sangat penting. Tidak hanya baik untuk kesehatan, tidur yang cukup juga dapat membantu menjaga kecantikan agar terhindar dari penuaan dini.