Energi

Kementerian ESDM Umumkan Pemenang Lelang Wilayah Kerja Migas, Ini Daftarnya!

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar

MONITOR, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengukir sejarah baru dalam pengelolaan hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia. Untuk pertama kalinya, pemerintah mengumumkan pemenang lelang Wilayah Kerja Migas Konvensional dengan menggunakan skema kontrak bagi hasil Gross Split, hasil lelang tahap tahun 2017(31/1)

Wilayah Kerja (WK) migas ini merupakan lelang pertama yang menggunakan skema Gross Split. Jumlah WK telah dimulai sejak akhir Mei 2017 dan diperpajang sebanyak 4 kali dikarenakan menunggu pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) Perpajakan Gross Split.

Sampai dengan batas akhir penyampaian Dokumen Partisipasi yaitu tanggal 29 Desember 2017, terdapat 7 dokumen Partisipasi untuk 5 WK yang selanjutnya dilakukan Pembukaan dan Pemeriksaan serta Penilaian Akhir oleh tim Penawaran untuk memberikan rekomendasi pemenang.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan salah satu poin penilaian Kementerian ESDM dalam menentukan pemenang lelang adalah program kerja dan anggaran (work, plan and budget/WP&B) yang diajukan kontraktor. Selain itu, Kementerian ESDM juga menilai kondisi keuangan investor yang mengikuti lelang blok.

Dalam prosesnya Kemeterian ESDM menjatuhkan pemenang kepada 5 wilayah kerja ini :

1. WK Andaman I

Dimenangkan Mubalada Petroleum (SE ASIA) Ltd, dengan total komitmen pasti sebesar USD 2,15 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 750 ribu

2. WK Andaman II

Dimenangkan oleh Konsorsium Premier Oil Dari East Limited - Krisenergy (Andaman II) B.V - Mubalada Petroleum (Andaman II JSA) Ltd dengan total Komitmen pasti sebesar USD 7,55 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 1 juta

3. WK Merak Lampung

Dimenangkan oleh PT Tansri Madjid Energi dengan total komitmen pasti sebesar USD 1,32 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 500 ribu

4. WK Pekawai

Dimenangkan oleh PT Saka Energi Selingan dengan total komitmen pasti sebesar USD 10,4 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 500 ribu

5. WK West Yamdena

Dimenangkan oleh PT Saka Energi Indonesia yang juga merupakan anak usaha PT PGN Tbk dengan total komitmen pasti USD 2,1 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 500 ribu.

"Saya berharap dalam melihat proses ini, semua pihak bisa menerima keputusan karena proses yang diselenggarakan transparan serta tidak ada yang protes," tegas Arcandra di gedung Kementerian ESDM.

(jml)

Terpopuler