Sulawesi

Bupati Rusman : Muna Sentra Produksi Jagung Sultra

Musim panen jagung di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara

MONITOR, Kendari - Bupati Kabupaten Muna Propinsi Sulawesi Tenggara, Rusman Emba, berkomitmen mengembangkan dan memperluas lahan tanam jagung di daerahnya.

Ia mengatakan komoditas jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang menjadi prioritas sektor pertanian di Kabupaten Muna.

"Tanaman jagung ini akan menjadi sebuah gerakan di masyarakat karena memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani atau warga yang konsen menanam tanaman palawija itu," kata Rusman seperti yang dikutip dari berita Antara, Minggu (14/1).

Pemkab Muna, menurut Rusman, menargetkan luas tanam jagung di daerahnya mencapai 21.000 hektare yang tersebar disemua kecamatan Kabupaten Muna.

"Dari target itu yang sudah tertanami sekitar 9.800 hektare. Kita akan penuhi secara bertahap seiring dengan semangat para petani untuk menanam jagung hibrida ini," ujarnya.

Lebih lanjut menurut Rusman, pemerintah melalui Bulog sudah memberikan jaminan pasar untuk produksi jagung dan siap membeli jagung hasil panen petani dengan harga Rp 3.150 per kilogram.

"Karena itu kita dorong petani untuk terus memperluas lahan tanam dan meningkatkan produktivitas jagung per hektare. Saat ini produktivitas petani rata-rata enam ton per hektare," katanya.

Bagi Rusman, jika petani atau warga memiliki lahan tanam jagung satu hektare dengan produktivitas enam ton per hektare maka sekali panen bisa mendapatkan hasil sekitar Rp 18 juta.

"Ini suatu peluang yang baik harus ditangkap oleh warga, kita jadikan Muna sebagai sentra produksi jagung di Sultra," pungkasnya.

(azn)

Terpopuler