BUMN

Pertamina Resmikan Gedung Laboratorium Riset di Kampus UI

Serah terima gedung Laboratorium Riset Multidisiplin MIPA UI-Pertamina

MONITOR, Jakarta - PT Pertamina membangun Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Indonesia.

Pertamina membangun gedung laboratorium berkonsep green building ini sebagai upaya turut serta mengembangkan penelitian dan inovasi di Indonesia.

Karena dalam pandangan Pertamina, tantangan dunia energi saat ini adalah bagaimana meningkatkan suplai energi di tengah penurunan keberadaan energi fosil.

"Kita menyadari tantangan dunia energi ke depan, khususnya karena keterbatasan energi fosil yang selama ini menjadi andalan dalam pemenuhan kebutuhan energi. Menyadari pentingnya hal ini, Pertamina mendorong adanya riset and inovasi untuk membantu pengembangan teknologi migas kedepan," jelas Direktur SDM Pertamina, Nicke Widyawati, saat meresmikan Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin FMIPA UI-PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Kamis (11/1).

Peresmian ini dilakukan berbarengan pada kegiatan Dies Natalis ke-57 FMIPA UI yang juga dihadiri Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof Muhammad Anis.

Menurut Nicke, perkembangan sektor energi, sangat membutuhkan terobosan serta pemanfaatan teknologi guna menggenjot kapasitas sumber daya alam, baik di lapangan eksisting maupun pengembangan ladang migas baru.

Dengan terbukanya akses laboratorium riset multidisiplin ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi tersebut.

Sementara itu, gedung Laboratorium Riset Multidisiplin ini dirancang dengan konsep Green Building, sesuai dan sejalan dengan langkah Pertamina mewujudkan energi bersih.

Konsep ini sarat dengan konsep ramah lingkungan, yakni menerapkan efesiensi energi hingga 20% untuk pencahayaan dan sirkulasi udara. Gedung yang terdiri atas 8 lantai dengan luas lantai masing-masing hampir 1.000 meter persegi dengan peruntukan lantai dasar sebagai auditorium dan 7 lantai di atasnya sebagai laboratorium riset.

Ke depan, lanjut Nicke, diharapkan gedung ini dapat menjadi cikal bakal pengembangan taman ilmu pengetahuan (science park) Universitas Indonesia.

Ada pun beberapa pusat riset dan laboratorium utama yang akan dikembangkan di laboratorium ini adalah Environmental Genomic & Biotechnology, Bio-Geo Prospecting, Smart & Functional Materials, Hydrometeorology, Climate Change & Natural Hazard, Renewable Energy, Computational Science & Big Data.

Gedung Laboratorium tersebut juga melengkapi kontribusi Pertamina dalam upaya pengembangan pendidikan khususnya dunia perguruan tinggi. Selain pendidikan, Pertamina juga mengembangkan berbagai program CSR di bidang kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

(azn)