Bisnis

Ekspor Daging Indonesia ke Australia Terus Naik

ilustrasi gambar ekspor daging olahan Indonesia ke Australia

MONITOR, Jakarta - Meskipun berada di peringkat 15, dari negara pengekspor daging olahan ke negeri kangguru, Indonesia mengalami tren positif dari tahun ke tahun. Terbukti, di tahun 2016 ekspor Indonesia naik sebesar 1,68%. Kemudian di tahun 2017, naik kembali sebesar 13,50%.

Bicara soal rangking, posisi pertama untuk ekportir daging ke Australia adalah Selandia Baru. Pangsa pasarnya sebesar 22,02% dan mengalami tren peningkatan pada 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 6,42%. Posisi ke-2 ditempati Amerika Serikat dengan pangsa sebesar 9,56% dengan tren
peningkatan sebesar 0,59%.

Lalu di uruta ketiga, ada Thailand dengan pangsa sebesar 7,30%; namun mengalami tren penurunan untuk 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 1,86%. Selanjutnya Singapura di posisi ke-4 dengan pangsa sebesar 6,77%, mengalami tren penurunan 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 5,26%.

Sementara itu Vietnam berada pada urutan ke-10, dengan pangsa sebesar 2,81%, mengalami tren peningkatan untuk 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 8,34%; serta Malaysia berada pada urutan ke-13, dengan pangsa sebesar 1,86 persen, mengalami tren penurunan 5 tahun terakhir (2012-2016) sebesar 6,27%.

(tsar)