Internasional

Pemimpin ASEAN Sepakat Biaya Transaksi Perdagangan Turun 10% di Tahun 2020

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendampingi Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN ke-31 di Manila

MONITOR, Manila - Para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN juga berkesempatan berdialog dengan perwakilan dunia usaha ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC). Sejumlah masukan disampaikan, di antaranya percepatan penyelesaian perundingan RCEP, penerapan ASEAN Business Travel Card (ABTC), penghapusan biaya-biaya yang tidak perlu dalam perdagangan, dan transparansi penerapan kebijakan nontarif.

Para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN menyambut baik rencana ASEAN-BAC yang akan mengintensifkan kegiatan ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN) yang digagas oleh Filipina.

“Penguatan kerja sama antara perusahaan besar dan UMKM merupakan bagian dari bisnis inklusif yang bertujuan memampukan UMKM di ASEAN untuk dapat memanfaatkan integrasi ekonomi ASEAN dan turut berkontribusi, khususnya dalam meningkatkan perdagangan intra-ASEAN dan bahkan mampu menembus pasar global,” ungkap Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita.

Para pemimpin ASEAN juga menyampaikan apresiasi atas usaha ASEAN menetapkan “ASEAN Seamless Trade Facilitation Indicators” dalam rangka menurunkan biaya transaksi perdagangan sebesar 10% pada tahun 2020.

Masing-masing negara anggota ASEAN juga telah berkomitmen untuk menyosialisasikan mekanisme on-line dan penanganan hambatan perdagangan di negara anggota ASEAN melalui ASEAN Solutions for Investment, Services, and Trade (ASSIST) kepada para pelaku usaha yang mengembangkan bisnisnya di ASEAN.

(tsar)