Seni Budaya

Film Indonesia Banjir Penonton di Festival Film Internasional Tokyo

Ziarah (YouTube)

MONITOR - Film sineas Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya di mata dunia lewat Festival Film Internasional Tokyo (TIFF) 2017. Salah satunya film berjudul “Ziarah” karya sineas muda asal Yogyakarta BW Purba Negara.

Besarnya animo penonton nampak dari habisnya tiket “Ziarah” pada pemutaran kedua 1 November mendatang. Pemutaran pertama film tersebut pada 26 September, tak lain adalah hari kedua festival tersebut.

Dilansir Antara, BW Purba mengakui, masyarakat Jepang memiliki perhatian serius tentang Indonesia, kendati dalam konteks film banyak diantaranya yang tidak memahami aspek budayanya. Namun hal itu tidak mengecilkan hati BW Purba, bahwa usahanya dalam menyampaikan pesan dalam “Ziarah” dapat dipahami penonton, walaupun sedikit.

"Di film 'Ziarah' ada beberapa layer dan layer yang paling atas itu sebenarnya saya rancang untuk mudah dicerna dan universal," kata BW Purba seperti dikutip Antara,Minggu (29/10).

Lewat film ini, Purba ingin menyampaikan pesan betapa pentingnya belajar berdamai dengan sejarah, baik itu dalam lingkup personal mau pun peristiwa yang lebih besar, agar bisa melangkah ke depan.

Untuk diketahui, “Ziarah" adalah salah satu film dari Indonesia yang masuk dalam program CROSSCUT ASIA #04: What’s Next from Southeast Asia di Festival Film Internasional Tokyo 2017. Selain "Ziarah", Indonesia juga diwakili oleh film "Mobil Bekas dan Kisah-kisah Dalam Putaran" (The Carousel Never Stops Turning) karya Ismail Basbeth.

(hans)

Terpopuler