Jatim

Anggota PSHT Diminta Hindari Ujaran Kebencian dan Provokasi

Istigosah Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

MONITOR, Magetan – Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Muhammad Taufiq mengajak seluruh anggotanya untuk melaksanakan ketentuan organisasi serta memelihara persaudaraan lahir batin sebagaimana sumpah bersama yang kita ikrarkan pada saat pengesahan menjadi warga PSHT.

Hal itu diungkapkan dihapan pengurus dan anggota PSHT saat mengikuti Istigosah yang diselenggarakan oleh PSHT Cabang Magetan, Jawa Timur, Minggu (11/2) lalu.

“Selain itu, kita juga harus menghindari ujaran kebencian, memutar balikkan fakta, menghasut, memprovokasi dan intimidasi maupun tindakan premanisme yang berpotensi merusak hubungan persaudaraan,” katanya.

Selain itu, lanjut Taufiq, menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran budi luhur yang jadi pedoman bersama PSHT adalah hal wajib yang harus dilakukan.

“Kita belajar pencak silat bukan untuk menang-menangan, apalagi terhadap saudara sendiri,”tegasnya.

Menurutnya, pencak silat sebagai pelajaran pertama adalah untuk membangun kekuatan persaudaraan, sikap rendah hati dan berakhlaqul karimah.

Karena itu, mari kita kembali merapatkan barisan dan memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah basyariah) yang sudah dirintis dan diperjuangkan oleh para pendahulu kita.

“Pada kesempatan doa bersama dan istighasah ini, mari kita jadikan sebagai momentum untuk membangun kembali tekad bersama memperkuat tali ikatan persaudaraan kita agar semakin guyub rukun dan semakin produktif dalam memberi manfaat bagi kemajuan warga PSHT maupun bagi bangsa dan negara kita tercinta,” tuturnya.

“Kita jadikan PSHT sebagai ladang ibadah, beramal saleh dan memperkuat ukhuwah menuju kesempurnaan hidup menjadi orang sukses dunia akhirat yaitu kaya raya amalnya, hidup bahagia dan mati masuk syurga. Dan sebaik-baik bekal menghadap Sang Pencipta itu adalah Taqwa,” tutupnya

(hen)

Terpopuler